FF New Memories (Have We Met ? Part. 2)

                 Image

Author :           Nam Hee Rin

Genre  :           Sad Romance              Length :           Chaptered

Rating  :           T

Cast     :           -Lee Seunghyun (Bigbang)     -Park Hee Ra (OC)

-Choi Seunghyun (Bigbang)

Aku merapikan kerah kemejaku dan mengagumi pantulan diriku di cermin “Lalalala~” Aku bersenandung, menggambarkan suasana hatiku yang sangat bagus. Aku melihat arlojiku sekilas dan mulai mengambil kunci mobilku. Eh andwae, sekarang sudah jam berapa ya ? HYEEE !!! SUDAH JAM 10 LEWAT 15 ???!!! Aku segera memasuki mobilku dan memacunya, aku harus cepat sampai ke taman kota tempat kami akan bertemu. Aaah pabo aku terlalu senang membayangkan apa yang akan terjadi sehingga aku lupa kalau seharusnya aku berada di sana jam 10. Untungnya perjalananku lancar dan sekarang aku sudah sampai ditujuan, aku mencari-cari yeoja yang seharusnya aku temui disini “Seungri-ssi !!!” “HYAAA !!!” Tampaklah seorang yeoja yang mengagetkanku dengan tepukan keras dibahuku “Kau ini !!! Ish !!! Kebiasaan !!!” Dia tertawa dan aku mencubit hidungnya agar tawanya berhenti “Appo !!!” “Hahaha~ Eh jeoseonghamnida Hee Ra aku terlambat 15 menit… Jeongmal mianhae…” “Gwaenchana Seungri-ssi” Kami saling bertukar pandangan, ah jangan memandangku seperti itu… Ingin rasanya aku membawanya kedalam pelukanku tapi ini masih tempat umum dan ini adalah ‘Kencan’ pertama kami. Kami terdiam cukup lama “Emmm… K-k-kajja Hee Ra. D-d-duduk” Kami duduk bersebelahan di bangku taman ini dengan jarak satu jengkal (Masih bisa-bisanya aku menghitungnya) Ah aku gugup sekali !!! “Seungri-ssi tidak ada jadwal tampil ?” “Ani, mulai tahun 2013 ini Bigbang menjalani vakum dan jadwalku tidak terlalu padat” “Oooh seperti itu…” “Kau sendiri bukannya masuk universitas seni di Seoul ? Kau tidak sibuk ?” “Yaaa hari ini aku mengambil jadwal kuliah malam” “Wae ?” “K-k-karena aku kan ada janji denganmu… Eh Seungri-ssi tahu darimana kalau aku kuliah di Seoul ?” “Tentu saja eommamu hehehe” “Aigooo…” Wajahnya memerah, aih kyeopta… “Hei kau jadi tinggal dimana ?” “Aku tinggal dirumah halmeoniku di Seoul” “Kenapa tidak tinggal di apartemenku saja ?” “E-e-eh ???” Wajahnya makin memerah, aigooo aku suka sekali menggodanya “Hahahaha aku bercanda Hee Ra~” “Rrrgh Seungri-ssi !!! Jangan membuatku tegang seperti itu !!!” “Loh kenapa kau tegang ?” “A-a-a… Aish sudahlah !!!” Dia mendengus kesal dan itu membuatku makin tak bisa menahan tawaku. Entah kenapa walaupun ini baru hari kedua kami bersama sejak kejadian itu, aku merasa bahwa kami masih akrab satu sama lain. Hee Ra bilang dia seperti pernah melewati waktu-waktunya denganku padahal dia sudah kehilangan ingatannya, apa mungkin dia akan ingat semua hal yang pernah kita lalui bersama ? Dan… Apakah dia akan ingat dengan perasaannya waktu itu ? Kurasa… Masih terlalu cepat untuk membicarakan itu dengannya.

“Gyaaa Seungri-ssi !!! Wajahmu lucu sekali saat melakukan itu !!! Hahaha~” Dia tertawa terbahak-bahak saat aku menampilkan wajah lucuku, aku senang bisa mendengar tawanya lagi “Ah kau ini masih memanggilku dengan panggilan -ssi !!! Panggil saja Seungri oppa !!!” “Hmmm ne Seungri oppaaa~” Kami tersenyum dan mulai sibuk dengan kopi kami masing-masing, ya sudah berjam-jam kami bercengkrama di kedai kopi yang agak sepi ini ditemani secangkir kopi hangat dan gelak tawa yang sedari tadi terdengar dari mulut kami. Tuhan, aku cinta keadaan ini “Ah geunde Hee Ra, apa kau ingat kenapa kau tidak bisa mengingat masa kecilmu ?” Dia terdiam sejenak, ah mungkin aku terlalu cepat menanyakan ini “Molla, eomma dan appaku tidak pernah mau memberi tahuku. Tapi beberapa bulan belakangan ini aku mulai mengingat beberapa kejadian yang pernah aku alami saat kecil” Ternyata orangtuanya tidak memberi tahunya, berarti aku harus mengurungkan niatku untuk memberitahunya kisah kami di masa lalu “Kalau saat remaja ?” “Hmmm belum” Aku menunduk lemas, niatku benar-benar tidak bisa dijalankan. Aaaargh eottokhae ? “Oppa ? Gwaenchana ?” “Ah eh ? Gwaenchana”

Aku merebahkan diriku diatas ranjangku. Ini adalah hari yang menyenangkan !!! Aaah berjam-jam kami hanya menghabiskan hari kami dengan saling bercerita dan tertawa, beautiful day. Dan kali ini aku memakai syal yang mampu membuat orang-orang tidak mengenaliku, sungguh beruntung !!! Tapi… Saat aku tahu bahwa Hee Ra sama sekali tidak mengingat masa remajanya… Itu membuatku sedikit kehilangan semangatku bertemu dengannya, hei tapi dia bilang dia seperti pernah mengenalku dengan akrab. Apa itu berarti… Ada kesempatan untukku bersamanya ? Tapi tapi tapi apa yqng harus kulakukan ? Aku bangkit dari ranjangku dan memandangi keadaan Seoul dari luar. Hemmm… Aku memandangi hujan yang tiba-tiba turun, memudahkanku untuk berfikir. ANDWAE !!! Mengapa aku tidak membuat kenangan baru bersamanya ? Kebetulan sekali dia sekarang berkuliah di Seoul dan jadwalku tidak terlalu padat. GEURAE !!! Aku harus membuat ingatan baru tentangku di dalam otaknya. Nice idea Lee Seunghyun !!!

“Yeoboseyo ?” “Hee Ra-ya !!! Kau sudah selesai kuliah kan ?” “Ne oppa sekarang aku sudah berada di rumah halmeoniku. Ada apa ?” “Gwaenchana, kau lelah ya ?” “Ani oppa, ada apa sih ?” “Gwaenchana~ Aku takut telefonku ini mengganggumu yang kelelahan” “Aigooo santai saja oppa !!!” “Bagaimana aku bisa santai ? Kemarin kan kita baru bertemu !!!” “Ah ne… Tapi aku merasa nyaman denganmu oppa” “Mwo ???” Eeeh tadi dia bicara apa ? Nyaman ? Omo entah kenapa aku senang sekali, ergh aku terlalu berlebihan… “A-a-ani” Aaah dia malu-malu~ Eh atau hanya perasaanku saja ? “Eh Hee Ra apa besok kau akan mengambil kelas malam lagi ?” “Ne, aku memang sengaja mengambil kelas malam satu bulan ini” “JINJJA ???!!! Wae ???” Aku berteriak tak percaya, hwaaa ini kebetulan sekali !!! “Aish oppa !!! Yaaa karena aku… Sebenarnya… Ingin…” “Ingin apa ?” “Aaah aku sebenarnya ingin bertemu TOP-ssi !!! Aaah Seungri oppa bisakah kau membantuku ?” JLEB aish rasanya seperti terjatuh ke jurang… Aigooo dia juga seorang Charmers (Fanbase TOP) ???!!! “Oppa ? Kalau tidak bisa tidak apa-apa kok” “Ani Hee Ra, bisa kok. Lusa aku akan menjemputmu untuk menemuinya. Oke ?” “Oke oppa !!! Jeongmal gamsahamnida oppa !!!” “Santai saja, jaljayo Hee Ra !!!” “Jaljayo oppa !!!” “TUUUT TUUUT” “AAAARGH” Aku menghantamkan kepalan tanganku ke dinding. Wae ? Persis seperti dulu, dia juga seorang Charmers dan Champions tapi ternyata dia lebih menggilaiku (Hem menggilai ?) Hmmmfh apa TOP hyung masih mencintai Hee Ra ?

“Hei Panda, ada apa kau memanggilku kesini ?” TOP hyung menghampiriku yang duduk termenung di kedai kopi yang aku datangi dengan Hee Ra kemarin “Ssst nanti mereka tahu kalau kita anggota Bigbang !!!” “Eh ? Iyaya. Hei tapi kenapa kau menyuruhku kesini ?” “Hyung tidak sibuk kan ?” “Ani, ada apa sih ?” Aku mengambil nafas dalam-dalam “Hyung masih mencintai Hee Ra ?” Dia membelalakkan matanya “Kau… Berkomunikasi lagi dengan Hee Ra ?” Aku mengangguk “Sudah kuduga, apa dia ingat semua hal tentang kita ?” Aku menggeleng “Appa dan eommanya tidak pernah menceritakan apa yang terjadi padanya dulu ?” Aku menggeleng lagi dan dia menghela nafas “Ah hyung kau bertanya terus !!! Kau belum menjawab pertanyaanku !!!” “Hahaha tidak sabaran… Emmm kurasa masih” “Sudah kuduga” “Kau mengikuti kata-kataku Panda !!!” Dia menjitak kepalaku pelan “Aw hyung aku kan spontan !!! Eh hyung aku minta tolong ya ?” “Minta tolong apa ?” “Aku sudah berjanji untuk mempertemukanmu dengan Hee Ra. Dia seorang Charmers juga loh” “Panda pabo !!! Kau menceritakan apa yang terjadi padanya dulu ya ???!!!” “Ani hyung !!!” “Lalu kenapa tiba-tiba dia ingin bertemu denganku ?” “Loh tadi kan aku sudah bilang, dia seorang Charmers !!!” TOP hyung membulatkan mulutnya dan menatapku penuh tanda tanya “Kau cemburu ?” Aku menutup mataku agar tidak melihat matanya yang menyeramkan itu “Emm asal dia senang aku juga senang kok hyung” “Omong kosong, tenanglah Seungri. Semua tergantung padanya” Kenapa TOP hyung tenang sekali ? “Kau tidak patah hati ya hyung ?” Dia tersenyum yang malah terlihat seperti menyeringai “Tentu saja aku patah hati. Tapi rasa cintaku belum sedalam milikmu Maknae Panda paboya” Dalam ? Sedalam punyaku ?

Hari yang pastinya ditunggu-tunggu Hee Ra sudah datang, aku melirik Hee Ra yang duduk di jok mobil sebelahku. Dia kelihatan sedikit berbeda. Biasanya dia cuek sekali soal berpakaian tapi kali ini dia terlihat cantik dengan baju gaun mini putih yang dia pakai dipadu dengan celana jeans dan sepatu kets ditambah rambut pendek sebahunya yang bergelombang dibiarkan terurai “Rapi sekali kau” “Jinjja ? Aish aku gugup sekali oppa” “Tenanglah, dia tidak menyeramkan kok” Hee Ra tertawa kecil. Ah aku sedikit kesal Hee Ra berdandan cantik untuk TOP hyung, bukan untukku.

“Annyeonghaseyo Choi Seunghyun-ssi, Park Hee Ra imnida” Hee Ra membungkuk sopan “Ah Hee Ra panggil saja TOP oppa, ne ?” Hee Ra mengangguk kecil dan mereka mulai terlibat dalam perbincangan ringan. Sedangkan aku ? Memandangi mereka yang sedang melakukan makan siang ‘Romantis’ dengan aku yang mengawai mereka dari kejauhan. Hummmfh… Aku sangaaat cemburu !!! Terserahlah kalian akan bilang aku berlebihan. TOP hyung dan Hee Ra mulai mengeluarkan suara tawa, dalam radius 100 meter dari meja mereka ke mejaku ini aku masih bisa mendengar suara tawa mereka (Jinjja ?)

“Oppa !!! Neomu gomawo !!! Tadi sungguh menyenangkan, aku dan TOP oppa bla… bla…” Aku hanya diam menanggapi ocehannya tentang makan siang ‘Romantis’ dengan TOP hyung tadi “Seungri oppa ? Mukamu kusut sekali” Ya !!! Tentu saja !!! Kau tidak tahu aku cemburu ? “Geunde… Tadi kok oppa tidak bergabung dengan kami ? Wae ?” “Hem aku kan tidak ingin mengganggumu hehehe” Aku tertawa dengan tidak ikhlas sembari menatap bulan yang tepat purnama “Kajja kita pulang” Yeoja itu berdiri dan menepuk bahuku pelan untuk meninggalkan taman kota yang kami kunjungi lusa kemarin “Kau lelah ?” “Ani, sepertinya malah oppa yang lelah” “Ah aku tidak lelah, aku cuma ingin menikmati cahaya bulan saja. Sebentar lagi ya ?” Aku menggenggam tangannya yang masih berada di bahuku dan menyuruhnya duduk lagi tanpa melepaskan tangannya “Eh mmm oppa” “Wae ?” “Ta-ta-tanganmu…” “Biarkan saja seperti ini” Wajahnya memerah tapi dia membalas genggaman tanganku, aigooo andaikan keadaan ini terus berlanjut~ “Eh…” Kami mengeluarkan suara kami bersamaan dan ini membuat suasana semakin canggung “Apa yang mau kau katakan ?” “Ah oppa duluan saja” “Baiklah, kau mau jadi yeojachinguku tidak ?” PABO !!! Aku kebablasan !!! Hee Ra menatapku bingung “Tapi kita kan baru mengenal satu sama lain ?” “Loh tapi waktu aku menarikmu ke daerah belakang panggung itu kita saja sudah berciuman kan ?” Aiiish aku terlalu jujur… Wajah Hee Ra makin memerah dan tak ada jawaban dari bibirnya “Hei kau yakin kita baru saling mengenal ? Bukankah kau pernah bilang kalau kau merasa kita sepertinya sudah pernah bertemu ?” “Ne aku pernah bicara begitu oppa. Tapi bukan berarti kita benar-benar sudah pernah bertemu sebelumnya kan ?” “Hee Ra. Cepat atau lambat kau akan menemukan jawabannya” Dia tampak sangat bingung tapi akhirnya dia memahami bahwa memang ada sesuatu yang terjadi padanya dulu “Apakah kau akan menceritakannya padaku ?” “Di waktu yang tepat aku akan memberikan kebenarannya” “Nado saranghae Lee Seunghyun” Tsaaah… Rasanya seperti ada angin berhembus di dalam hatiku “Kenapa kau mencintaiku ?” “Pertanyaan macam apa itu oppa. Ya sebenarnya… Aku seorang Champions (Fanbase Seungri) yang sangat fanatik dibandingkan jiwa Charmerku tapi aku takut bila kau mengetahuinya kau akan mempermainkan aku… Dan saat aku melihatmu di televisi aku merasa… Bahagia… Jadi sebenarnya aku sudah mencintaimu sejak dulu” Deja vu. Ini rasanya agak sama seperti yang terjadi dulu. Tuhan, kau memang menghilangkan ingatannya tapi apa kau tidak menghilangkan rasa cintanya ? Apakah dia akan benar- benar menjadi milikku sekarang ? “Oppa ? Ah aku terlalu berlebihan ya…” “Ani Park Hee Ra. Hemmm jadi kau mau menjadi yeojachinguku ?” Dia mengangguk dan secara spontan aku membawanya ke pelukanku “Gomawo Hee Ra… Gomawo…” “Harusnya aku yang berterima kasih padamu oppa” Dia membalas pelukanku, aaah katakan padaku ini bukan mimpi !!!

3 Minggu Kemudian

From : Chagiya

Oppa, mianhae hari ini aku ada janji dengan chinguku untuk makan siang bersama jadi aku tidak bisa makan siang keluar bersamamu. Mianhae oppa jangan marah ya…

To : Chagiya

Gwaenchana chagiya~ Aku juga sedang ada pemotretan jadi hari ini aku sebenarnya tidak bisa makan siang bersamamu

From : Chagiya

Gomawo oppa !!! Wah kau pasti akan lelah, jadwalmu mulai padat. Banyak-banyak beristirahat oppa~ Saranghae~

To : Chagiya

Cheonma, bersenang-senanglah~ Hahaha iya ahjumma cerewet !!! Nado saranghae

Ngggh~ Selepas berkiriman pesan dengan Hee Ra aku harus berpose di depan kamera selama 1 jam dan akhirnya pemotretan untuk hari ini selesai. Memang kurang menyenangkan bekerja tanpa para hyungku, sepi. Tapi mau bagaimana lagi “Seungri !!! Gamsahamnida untuk hari ini !!!” “Ah harusnya aku yang berterima kasih ahjussi !!!” Aku menunduk hormat pada fotografer yang memotret berbagai pose kerenku tadi dan segera memasuki mobilku untuk menuju kedai kopi yang biasa aku kunjungi dengan Hee Ra. Dengan secangkir kopi dan muffin coklat aku menikmati waktu siangku “Hahaha~” Aku mendengar suara tawa yang tidak asing di telingaku. Itu kan suara TOP hyung ? Aku mencari-cari asal suara dan melihat TOP hyung dengan… ITU HEE RA. Ah mungkin mereka hanya berbincang biasa~ HEI TAPI KENAPA TOP HYUNG MENGGENGGAM TANGAN YEOJAKU ???!!! DAN DIA MENCIUM PUNGGUNG TANGAN YEOJAKU !!! Aku langsung menghampiri meja mereka dan menggebraknya keras “HEI” “Eh Seungri oppa ?” “Panda ?” “TOP hyung apa yang kau lakukan ? Mau merebut yeojaku ?” “A-a-ani Panda bukan seperti yang kau lihat…” “Cih tidak usah banyak alasan hyung !!!” “Hei Panda kau kira aku seberengsek apa sampai melakukan hal itu hah ?” “Seberengsek apa ? Kau itu memang brengsek” TOP hyung menarik kerah bajuku untuk membawaku dekat padanya dan aku menatap tajam matanya “Hei apa-apaan sih kalian ini. Hentikan” Kami tidak memperdulikan teguran Hee Ra dan para pengunjung yang menatap kami heran. Aku mendorong tubuh TOP hyung sampai dia tersungkur dan aku mengambil ancang-ancang untuk menghajarnya tapi TOP hyung sudah bangkit dan meninju pipi kiriku dengan keras dan aku balas meninju pipi kanannya sampai samping bibirnya mengeluarkan darah “KALIAN !!! HENTIKAN !!!” Dengan spontan Hee Ra menahan tanganku dan tangan TOP hyung “Rgh lepaskan aku !!!” Aku menarik lenganku dan menghapus darah yang mulai keluar dari hidungku “LEE SEUNGHYUN !!! Jangan melakukan hal bodoh seperti ini !!!” “Bodoh ? Kau bilang bodoh ? Namja mana yang tidak cemburu melihat yeojanya bemesraan dengan namja yang ternyata mencintai yeoja itu ? Mana ada ?” “LEE SEUNGHYUN !!! Kau kira aku tak pernah cemburu melihatmu dengan para sahabat yeojamu itu ???!!! Aku cemburu !!! Tapi aku hanya bisa diam, aku takut kau terkekang !!! Tapi kau ? Egois !!! Baru kali ini aku pergi bersama namja lain dan melakukan kontak fisik dan kau melakukan hal memalukan ini, pabo !!!” JLEB seegois itukah aku ? Hee Ra benar, aku terlalu posesif. TOP hyung menarik Hee Ra pergi dan meninggalkanku yang masih mematung. Ah aku harus segera pergi sebelum pers melihat keadaanku.

-To Be Continued-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s